PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

Pengertian Spesifikasi Teknis dan KAK

   Kenneth Lysons dalam bukunya Purchasing and Supply Chain Management, menyebutkan bahwa spesifikasi adalah pernyataan dari atribut- atribut barang atau jasa. Secara umum, spesifikasi berfungsi sebagai media komunikasi dan perbandingan. Spesifikasi adalah karakteristik total dari barang/jasa, yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna barang/jasa yang dinyatakan secara tertulis.

    Yang dimaksud dengan memenuhi kebutuhan adalah bila kriteria tersebut terpenuhi oleh barang/jasa tersebut, maka kebutuhan minimum (minimum requirement) dari pengguna barang/jasa tersebut telah terpenuhi. Sedangkan pengertian secara tertulis adalah kebutuhan tersebut ditulis secara lengkap dan jelas yang memungkinkan kedua belah pihak dapat memahami  dan untuk mengukur derajat pemenuhannya. Misalnya,  pengguna membutuhkan beberapa unit laptop untuk dipakai oleh karyawan. Kebutuhan tersebut diidentifikasi berapa jumlah dani jenis kinerja atau fungsi laptop yang dibutuhkan, kemudian apakah ada standar yang harus dipenuhi.

   Kerangka   Acuan   Kerja   (KAK)   adalah   batasan   mengenai gambaran tujuan, ruang lingkup  dan struktur sebuah  kegiatan yang telah  disepakati untuk memandu suatu kegiatan/agar sesuai dengan apa yang diharapkan dan  menjadi acuan dan rambu-rambu bagi pelaksana.

  Spesifikasi teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) berbeda dalam penggunaannya pada proses pemilihan. Penggunaan dibedakan menurut jenis pengadaannya yaitu Untuk Jenis Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya menggunakan spesifikasi teknis, sedangkan Jasa Konsultansi menggunakan Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Spesifikasi Teknis Barang dan Jasa

     Setelah diperoleh data dan informasi terkait Barang dan Jasa yang dibutuhkan dari proses identifikasi kebutuhan dan penetapan Barang dan Jasa  selanjutnya  dapat dilakukan penyusunan spesifikasi teknis. Spesifikasi teknis digunakan untuk pengadaan barang, Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Lainnya. Fungsi spesifikasi antara lain memberikan informasi kepada penyedia dan menyediakan deskripsi dari atribut produk yang ditawarkan. Apabila spesifikasi dibuat oleh pembeli maka spesifikasi memberikan informasi kepada penyedia apa yang dibutuhkan user, sedangkan apabila spesifikasi ditawarkan oleh penyedia maka spesifikasi menyediakan deskripsi dari atribut produk yang ditawarkan.

PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH
Fungsi Spesifikasi Teknis

Spesifikasi yang jelas dan tepat merupakan upaya  meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengadaan Barang/Jasa. Spesifikasi harus cukup mendetail sehingga memungkinkan peserta pemilihan penyedia menunjukkan bagaimana  mereka  mengusulkan  untuk  melaksanakannya,  kapan  dan  atau bagaimana   cara  pelaksanaan   sesuai  rencana  (program   kerja)  dan berapa usulan biaya yang akan dikenakan.

PPK dalam menyusun spesifikasi teknis/ KAK menggunakan:

  • Produk dalam negeri;

Setiap instansi pemerintah wajib menggunakan produk dalam negeri, termasuk rancang bangun dan perekayasaan nasional Barang dan Jasa  dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ditambah nilai  Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) paling sedikit 40% (empat puluh persen). Daftar inventarisasi produk Barang dan Jasa yang telah memiliki sertifikat TKDN dari Kementerian Perindustrian dapat dilihat pada web: http://tkdn.kemenperin.go.id/inventaris.php. Contohnya traktor tangan,  tiang listrik dan lain-lain.

  • Produk bersertifikat SNI;

Produk SNI adalah produk yang sudah lulus pengujian mutu produk menggunakan parameter dalam SNI oleh laboratorium yang terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sesuai dengan Undang-Undang Standarisasi No. 20 tahun 2014 tentang Standardisasi dan penilaian kesesuaian, SNI dibagi dua yaitu SNI wajib dan SNI Sukarela. SNI wajib adalah SNI yang diberlakukan wajib oleh instansi teknis untuk sebagian atau seluruh spesifikasi teknis dan atau parameter dalam SNI demi kepentingan keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat atau pelestarian fungsi lingkungan hidup dan/atau pertimbangan ekonomis. Produk yang ber SNI dapat diakes pada https://akses-sni.bsn.go.id/home sedangkan untuk SNI wajib dapat di akses pada http://pustan.kemenperin.go.id/List_SNI_Wajib.

Contoh Produk ber SNI wajib: helm, ban kendaraan, air minum dalam kemasan. SNI Sukarela adalah SNI yang tidak wajib dan untuk ditetapkan oleh pelaku usaha. Contoh produk ber SNI Sukarela: kerudung, seragam dll.

  • Produk usaha mikro dan kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri

Untuk mencapai tujuan pengadaan Barang dan Jasa pemerintah, PPK ketika menyusun spesifikasi teknis/KAK harus memperhatikan produk  yang dihasilkan oleh usaha mikro dan kecil serta koperasi. Penerapan kegiatan ini dapat diwujudkan, diantaranya dengan pembelian seminar kit untuk acara diseminasi/lokakarya/sosialisasi/pelatihan.

  • Produk ramah lingkungan hidup

Pengadaan Barang dan Jasa Ramah Lingkungan Hidup adalah pengadaan barang dan jasa yang memprioritaskan barang dan jasa yang berlabel Ramah Lingkungan Hidup. Barang dan Jasa yang dimasukan dalam kategori ramah lingkungan hidup merupakan Barang dan Jasa, termasuk teknologi yang telah menerapkan prinsip pelestarian, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Informasi jenis produk yang sudah mendapatkan pengakuan sebagai Barang dan Jasa Ramah Lingkungan Hidup dapat diakses melalui laman: https://sibarjasramling.com/ atau dapat langsung menuju laman: https://katalog.sibarjasramling.com/

Dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK dimungkinkan penyebutan merek terhadap:

  1. Komponen Barang dan Jasa contoh: pengadaan keramik merek Ramon, WC duduk merek TATA/Indonesian
  2. Suku cadang contoh: kompresor AC merek DAIKAN
  3. Bagian dari satu sistem yang sudah ada contoh: Server Merk LENAVA
  4. Barang dan Jasa dalam katalog elektronik; atau contoh: laptop merek ABC, Mobil merek X type V

 

Pemenuhan penggunaan produk sebagaimana tersebut di atas dilakukan sepanjang tersedia dan mencukupi. Pengadaan dengan metode pemilihan Tender Cepat dimungkinkan penyebutan merek terhadap suku cadang dan bagian dari sistem yang sudah ada.

Dalam menyusun spesifikasi, sumber penyusunan spesifikasi dapat diperoleh dari:

  1. Pengguna akhir (end user). Memanfaatkan keahlian dan pengetahuan pengguna untuk memperoleh informasi terkait fungsi dan kinerja yang dibutuhkan dari Barang dan Jasa yang akan diadakan;
  2. Industri Barang dan Jasa seperti brosur, katalog, dsb, menggunakan spesifikasi dari berbagai pabrikan yang menampilkan katalog produk mereka di internet melalui chatting pada official store online shop;
  3. Standar dan Informasi Pengujian dari tenaga ahli, komunitas profesional atau peneliti;
  4. Instansi Pemerintah;
  5. SDM Pendukung Ekosistem Pengadaan

 

Komponen minimal yang harus terdapat pada spesifikasi teknis antara lain spesifikasi mutu/kualitas, spesifikasi jumlah, spesifikasi waktu dan spesifikasi layanan.

image 39 PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH
Komponen Minimal Spesifikasi Teknis

Untuk masing-masing komponen spesifikasi tersebut dapat dirinci  sebagai berikut:

image 40 PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH
Rincian Komponen Spesifikasi Teknis

Pada pekerjaan kontruksi masing-masing komponen spesifikasi tersebut dapat dirinci sebagai berikut:

image 41 PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH
Komponen Spesifikasi Teknis Pada Pekerjaan Konstruksi

a.     Spesifikasi Mutu (Kualitas)

   Mutu untuk Barang dan Jasa diterjemahkan diantaranya ke dalam merek Barang dan Jasa, standarisasi, sampel, spesifikasi teknik, spesifikasi  komposisi  serta spesifikasi fungsi dan kinerja. Informasi mengenai spesifikasi mutu barang harus diberikan dan dijelaskan kepada penyedia  Barang dan Jasa  untuk menghindari multi tafsir atau kesalahpahaman. Spesifikasi sebaiknya tidak terlalu detail atau terlalu umum

image 42 PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH
Spesifikasi Mutu (Kualitas)

Spesifikasi  mutu  untuk  jasa  konsultansi  diterjemahkan  diantaranya  ke dalam kualifikasi tenaga ahli dan pengalaman pada bidang/sub bidang tertentu, pengalaman   konsultan   dalam   bidang   tertentu,   dan   lain-lain.   Untuk  jasa konstruksi, termasuk dalam mutu adalah metode pelaksanaan pekerjaan.

  • Merek

Merek (brand atau trade name) merupakan spesifikasi yang paling sederhana dan paling mudah untuk dikomunikasikan ke penyedia Barang dan Jasa. Penggunaan merek diperbolehkan bila barang yang diperlukan merupakan: komponen Barang dan Jasa, suku cadang, bagian dari satu sistem yang sudah ada, dan Barang dan Jasa dalam katalog elektronik.

 

  • Standarisasi

Standar memungkinkan penyedia Barang dan Jasa dan pembeli berkomunikasi dalam bahasa yang sama, baik melalui istilah, parameter, simbol, maupun terminologi.

Standar meliputi diantaranya:

  1. Standar komposisi, misalnya: kandungan zat tertentu pada
  2. Standar dimensi, misalnya: ukuran
  3. Standar kinerja, mutu, dan keamanan
  4. Persyaratan teknis (Technical Requirement).
  5. Standar inspeksi dan
  6. Peraturan atau pedoman yang

Contoh spesifikasi mutu/kualitas berdasarkan standarisasi diantaranya helm yang dibutuhkan memiliki standarisasi Standar Nasional  Indonesia (SNI) 1811:2007.

  • Sampel

Sampel sering digunakan bila spesifikasi agak sulit dijelaskan dalam deskripsi katakata, misalnya warna yang spesifik, bahan maupun bentuk tertentu dalam pengadaan kain, pakaian, seminar kit dan lain-lain. Sehingga, penyedia Barang dan Jasa sering juga diminta memberikan sampel sebelum menyerahkan barang yang hendak dipasoknya.

  • Spesifikasi Teknis

Spesifikasi teknik umumnya meliputi diantaranya:

  1. Karakteristik fisik (dimensi, kekuatan, dan sebagainya).
  2. Detail
  3. Material yang
  4. Metode produksi/pelaksanaan.
  5. Persyaratan
  6. Persyaratan

Contohnya antara lain spesifikasi laptop:

  1. Layar: 17 inci, 1920 x 1200 piksel
  2. Prosesor: Intel Xeon E-2276M
  3. Grafis: NVIDIA Quadro RTX 5000

 

  1. RAM: Up to 128GB DDR4
  2. Storage: SSD up to 4TB
  3. Sistem Operasi: Windows 10 Pro for Workstations
  4. Kamera: HD Webcam
  5. Baterai: 6-cell, 95 WHr
  • Spesifikasi Komposisi

Spesifikasi komposisi merupakan bentuk spesifikasi yang menyatakan susunan zat suatu barang dengan karakteristik masing-masing unsur pembentuknya. Spesifikasi komposisi juga sering digunakan pada Barang dan Jasa yang memerlukan batasan peraturan lingkungan hidup. Misalnya, kadar cat pada mainan anak-anak dan bahan kimia pada obat.

  • Spesifikasi Fungsi dan Kinerja

Spesifikasi fungsi dinyatakan dalam fungsi-fungsi yang harus dipenuhi  oleh Barang dan Jasa yang dibeli. Spesifikasi kinerja menyatakan tingkat kemampuan dari fungsi-fungsi Barang dan Jasa tersebut. Misalnya: kendaraan yang mampu mengangkut barang sebesar 5 metrik ton (MT) di daerah pegunungan (spesifikasi fungsi) dengan konsumsi bensin maksimum 11 km per liter (spesifikasi kinerja).

 

b. Spesifikasi Jumlah

Untuk menentukan spesifikasi Jumlah dalam Pengadaan Barang dan Jasa, harus dipertimbangkan jumlah penggunaan Barang dan Jasa di masa lalu dan memperkirakan kecenderungan kebutuhan Barang dan Jasa tersebut di masa yang akan datang.

Jumlah kebutuhan barang dapat diperkirakan berdasarkan beberapa pendekatan berikut ini:

  • Perhitungan sederhana

Menghitung kebutuhan untuk tahun mendatang, dengan mengurangi jumlah perkiraan hasil perhitungan kebutuhan untuk tahun depan dengan jumlah stok barang yang ada pada saat ini.

  • Moving Average

Merupakan pendekatan kuantitatif yang paling mudah dan paling banyak digunakan dalam praktik. Contoh perhitungan kebutuhan suatu barang dengan Pendekatan Moving Average

Tabel 3.1 Histori kebutuhan barang di tahun 2015 2020

 

Tahun

Kebutuhan

2015

125

2016

120

2017

128

2018

135

2019

139

2020

142

Maka, perkiraan kebutuhan barang di tahun 2021 yang dihitung dengan pendekatan Moving Average adalah sebagai berikut:

  1. a) Moving Average 3 tahun: (135 + 139 + 142)/3 = 138,6
  2. b) Moving Average 4 tahun: (128 + 135 + 139 + 142)/4 = 136
  3. c) Moving Average 6 tahun: (120 + 128 + 135 + 139 + 142)/5 = 132,8

c.   Spesifikasi Waktu

Spesifikasi waktu mencakup diantaranya adalah spesifikasi jadwal kedatangan Barang dan Jasa, lokasi kedatangan barang, metode transportasi dan pengepakan.

d. Spesifikasi Pelayanan

    Tingkat layanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kontrak dan berdampak biaya bagi penyedia Barang dan Jasa, sehingga akan  mempengaruhi besarnya nilai penawaran. Contohnya antara lain menyediakan jasa bantuan (helpdesk service) yang siap selama 24 jam tiap hari selama masa percobaan operasi, waktu tanggapan (respond time) dan ketepatan waktu (fix time) yang jelas, ketika ada keluhan (misalnya ada kerusakan dari barang yang dikirim), pelatihan, garansi, layanan purna jual dan masa pemeliharaan.

Contoh penyusunan spesifikasi AC:

  1. Quantity: 4 unit
  2. Pendinginan Kapasitas: 9000
  3. Timer
  4. Pemurni udara: Air Purifying System
  5. Remote Control: Yes
  6. Konsumsi Daya: 800 Watt
  7. EER (Btu / JW): 1PK
  8. Garansi: 1 Tahun (Parts & Jasa) 3 Tahun (Kompresor)
  9. Memiliki sertifikat SNI IEC 60335-2-40-2009
  10. Mampu langsung mendinginkan ruangan pada saat dihidupkan dan dapat beroperasi 24 jam, Lokasi: Kantor Pemprov ABC, lantau 4 ruang serbaguna Jl. XYZ no. 14 Kota

Kerangka Acuan Kerja

Kerangka Acuan Kerja (KAK) adalah dokumen perencanaan kegiatan  yang berisi penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan berapa perkiraan biayanya pada pengadaan jasa konsultansi. KAK merupakan gambaran umum dan penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai.

KAK jasa konsultansi paling sedikit berisi antara lain:

  1. Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, lokasi pekerjaan, dan produk yang dihasilkan (output)
  2. Waktu pelaksanaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memperhatikan batas akhir efektif tahun anggaran
  3. Spesifikasi teknis jasa konsultansi yang akan diadakan mencakup kompetensi tenaga ahli yang dibutuhkan

Rangkuman PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

    Spesifikasi adalah karakteristik total dari barang/jasa, yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna barang/jasa yang dinyatakan secara tertulis. Sedangkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) adalah batasan mengenai gambaran tujuan, ruang lingkup dan struktur sebuah kegiatan yang telah disepakati untuk memandu suatu kegiatan/agar sesuai dengan apa yang diharapkan dan  menjadi acuan dan rambu-rambu bagi pelaksana.

    Spesifikasi teknis digunakan untuk pengadaan barang, Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Lainnya. Fungsi spesifikasi antara lain memberikan informasi kepada penyedia dan menyediakan deskripsi dari atribut produk yang ditawarkan. Apabila spesifikasi dibuat oleh pembeli maka spesifikasi memberikan informasi kepada penyedia apa yang dibutuhkan user, sedangkan apabila spesifikasi ditawarkan oleh penyedia maka spesifikasi menyediakan deskripsi dari atribut produk yang ditawarkan. PPK dalam menyusun spesifikasi teknis/ KAK menggunakan:

  • Produk dalam negeri;
  • Produk bersertifikat SNI;
  • Produk usaha mikro dan kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri
  • Produk ramah lingkungan hidup
  • Dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK dimungkinkan penyebutan merek terhadap:
    1. Komponen Barang dan Jasa contoh: pengadaan keramik merek Ramon, WC duduk merek TATA/Indonesian
    2. Suku cadang contoh: kompresor AC merek DAIKAN
    3. Bagian dari satu sistem yang sudah ada contoh: Server Merk LENAVA
    4. Barang dan Jasa dalam katalog elektronik; atau contoh: laptop merek ABC, Mobil merek X type V

Pemenuhan penggunaan produk sebagaimana tersebut di atas dilakukan sepanjang tersedia dan mencukupi. Pengadaan dengan metode pemilihan Tender Cepat dimungkinkan penyebutan merek terhadap suku cadang dan bagian dari sistem yang sudah ada. Dalam menyusun spesifikasi, sumber penyusunan spesifikasi dapat diperoleh dari pengguna Akhir (end user), brosur, katalog dari tenaga ahli, komunitas profesional atau peneliti dan SDM Pendukung Ekosistem Pengadaan.

Komponen minimal yang harus terdapat pada spesifikasi teknis antara lain spesifikasi mutu/kualitas, spesifikasi jumlah, spesifikasi waktu dan spesifikasi layanan. KAK jasa konsultansi paling sedikit berisi antara lain: Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan, Waktu pelaksanaan dan spesifikasi teknis jasa konsultansi

 

Soal dan Pembahasan Jawaban PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS DAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

  1. Karakteristik total dari Barang dan Jasa, yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna Barang dan Jasa yang dinyatakan secara tertulis merupakan pengertian:
    a. Identifikasi kebutuhan
    b. Spesifikasi
    c. Spesifikasi/KAK
    d. Kerangka Acuan Kerja
  2.  Spesifikasi memberikan    informasi    kepada    penyedia     apa    yang dibutuhkan user, merupakan fungsi spesifikasi:
    a. Media Komunikasi dan perbandingan
    b. Media Komunikasi
    c. Perbandingan penawaran
    d. Media pemenuhan kebutuhan
  3. PPK menggunakan produk dalam negeri, produk bersertifikat SNI, produk usaha mikro dan kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri, produk ramah lingkungan hidup
    a. Penyusunan spesifikasi teknis/ KAK
    b. Penyusunan Rencana Anggaran Belanja
    c. Penyusunan Identifikasi Kebutuhan
    d. Penyusunan paket PBJ
  4. Komponen minimal yang harus terdapat pada spesifikasi teknis antara lain
    a. mutu/kualitas, harga spesifikasi jumlah, spesifikasi waktu dan spesifikasi layanan.
    b. mutu/kualitas, harga, spesifikasi jumlah, dan spesifikasi
    c. mutu/kualitas, spesifikasi jumlah, spesifikasi waktu dan spesifikasi layanan.
    d. mutu/kualitas, harga, spesifikasi jumlah, spesifikasi fungsi  dan spesifikasi layanan
  5. KAK jasa konsultansi paling sedikit berisi antara lain:
    a. Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, dan produk yang dihasilkan (output)
    b. Waktu pengiriman yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memperhatikan batas akhir efektif tahun anggaran
    c. Spesifikasi teknis jasa konsultansi yang akan diadakan mencakup kompetensi tenaga lain yang dibutuhkan
    d. Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, lokasi pekerjaan, dan produk yang dihasilkan (output)

Essay

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan spesifikasi teknis?
  2. Pada penyusunan spesifikasi teknis/KAK hal-hal apa saja yang harus diperhatikan PPK ?

Pembahasan Jawaban

  1. Jawaban yang tepat adalah opsi B, yaitu “Spesifikasi.”

    Spesifikasi mengacu pada karakteristik total dari Barang dan Jasa yang dinyatakan secara tertulis untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Dalam konteks pengadaan, spesifikasi berperan penting dalam menjelaskan persyaratan teknis, fungsional, dan kualitatif yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan dibeli.

    Spesifikasi diperlukan untuk memberikan panduan yang jelas kepada calon pemasok atau kontraktor tentang apa yang diharapkan dalam produk atau layanan yang akan diberikan. Hal ini meliputi deskripsi teknis, ukuran, kinerja, bahan, standar kualitas, persyaratan keselamatan, dan fitur lainnya yang relevan.

    Spesifikasi juga membantu dalam memastikan konsistensi dan keseragaman dalam pengadaan. Dengan memiliki spesifikasi yang jelas dan terperinci, pemasok memiliki pedoman yang jelas tentang apa yang diharapkan, sehingga memungkinkan pembandingan yang adil antara penawaran yang diterima.

    Pilihan A, C, dan D tidak secara tepat menggambarkan pengertian karakteristik total dari Barang dan Jasa yang dinyatakan secara tertulis. Pilihan A mengacu pada Identifikasi kebutuhan, pilihan C mengacu pada Spesifikasi/KAK (Kerangka Acuan Kerja), dan pilihan D mengacu pada Kerangka Acuan Kerja. Spesifikasi lebih khusus dalam memberikan detail tentang karakteristik dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan diperoleh.

  2. Jawaban yang tepat adalah opsi A, yaitu “Media Komunikasi dan perbandingan.”

    Fungsi spesifikasi adalah sebagai media komunikasi antara pengguna dan penyedia Barang dan Jasa. Spesifikasi memberikan informasi yang jelas kepada penyedia tentang apa yang dibutuhkan oleh pengguna atau pemangku kepentingan terkait. Melalui spesifikasi, pengguna dapat mengkomunikasikan persyaratan teknis, fungsional, kualitatif, dan lainnya yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan dibeli.

    Selain sebagai media komunikasi, spesifikasi juga berfungsi sebagai media perbandingan. Dengan memiliki spesifikasi yang jelas dan terperinci, pengguna dapat membandingkan penawaran dari berbagai penyedia atau pemasok. Spesifikasi yang sama memastikan bahwa perbandingan dilakukan berdasarkan kriteria yang seragam dan memungkinkan pemilihan penyedia yang sesuai dengan kebutuhan.

    Pilihan B, C, dan D tidak mencakup sepenuhnya fungsi spesifikasi. Pilihan B, “Media Komunikasi,” hanya menggambarkan satu aspek fungsi spesifikasi. Pilihan C, “Perbandingan penawaran,” hanya menekankan pada perbandingan penawaran tanpa menyebutkan aspek komunikasi. Pilihan D, “Media pemenuhan kebutuhan,” tidak mencakup peran spesifikasi dalam komunikasi dan perbandingan.

  3. Jawaban yang tepat adalah opsi A, yaitu “Penyusunan spesifikasi teknis/ KAK.”

    Penyusunan spesifikasi teknis atau Kerangka Acuan Kerja (KAK) adalah proses di mana PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) menyusun persyaratan dan karakteristik teknis yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan dibeli. Dalam konteks yang diberikan, PPK telah menyusun spesifikasi yang mencakup penggunaan produk dalam negeri, produk bersertifikat SNI, produk usaha mikro dan kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri, dan produk yang ramah lingkungan.

    Spesifikasi teknis atau KAK ini memberikan pedoman yang jelas kepada penyedia atau pemasok mengenai persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengadaan Barang dan Jasa. Dalam hal ini, spesifikasi tersebut memastikan bahwa produk yang digunakan adalah dalam negeri, bersertifikat SNI, diproduksi oleh usaha mikro dan kecil serta koperasi, dan ramah lingkungan.

    Pilihan B, “Penyusunan Rencana Anggaran Belanja,” tidak mencakup informasi yang relevan dengan memilih produk yang harus digunakan. Pilihan C, “Penyusunan Identifikasi Kebutuhan,” lebih berkaitan dengan proses awal pengadaan di mana kebutuhan dipahami dan diidentifikasi. Pilihan D, “Penyusunan paket PBJ,” lebih mengacu pada pembentukan paket pengadaan yang mencakup spesifikasi, jadwal, syarat, dan ketentuan lainnya.

  4. Jawaban yang tepat adalah opsi B, yaitu “mutu/kualitas, harga, spesifikasi jumlah, dan spesifikasi layanan.”

    Komponen minimal yang harus terdapat pada spesifikasi teknis mencakup:

    1. Mutu/kualitas: Spesifikasi harus menjelaskan persyaratan mutu atau kualitas yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan dibeli. Hal ini meliputi standar kualitas, karakteristik teknis, performa, dan fitur lainnya yang relevan.

    2. Harga: Spesifikasi harus mencantumkan informasi tentang harga atau kisaran harga yang dapat diterima untuk Barang dan Jasa yang akan dibeli. Hal ini memberikan pedoman bagi pemasok atau penyedia dalam menyusun penawaran harga yang sesuai.

    3. Spesifikasi jumlah: Spesifikasi harus mengindikasikan jumlah atau volume yang dibutuhkan dari Barang dan Jasa tersebut. Hal ini mencakup satuan pengukuran yang digunakan, seperti unit, kuantitas, atau ukuran lainnya.

    4. Spesifikasi layanan: Jika diperlukan, spesifikasi harus mencakup persyaratan terkait layanan yang harus disertakan atau diberikan oleh pemasok atau penyedia. Ini termasuk jangka waktu pelayanan, respons waktu, dukungan teknis, atau layanan lainnya yang relevan.

    Pilihan A, C, dan D mengandung beberapa komponen yang benar, tetapi tidak mencakup semua komponen minimal yang harus ada dalam spesifikasi teknis. Pilihan A menyebutkan spesifikasi waktu, yang tidak termasuk dalam komponen minimal yang diminta. Pilihan C menyebutkan spesifikasi waktu tanpa menyebutkan harga, sementara pilihan D menyebutkan spesifikasi fungsi yang tidak termasuk dalam komponen minimal yang diminta.

  5. Jawaban yang tepat adalah opsi A, yaitu “Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, dan produk yang dihasilkan (output).”

    KAK (Kerangka Acuan Kerja) jasa konsultansi paling sedikit harus berisi uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan. Uraian tersebut meliputi:

    1. Latar belakang: Menjelaskan alasan mengapa jasa konsultansi tersebut diperlukan, termasuk konteks, tantangan, atau masalah yang dihadapi.

    2. Maksud dan tujuan: Menjelaskan tujuan dari penggunaan jasa konsultansi, apa yang ingin dicapai, dan hasil yang diharapkan.

    3. Produk yang dihasilkan (output): Menjelaskan produk atau deliverables yang diharapkan dari konsultan, seperti laporan, analisis, rekomendasi, atau solusi yang spesifik.

    Pilihan B, “Waktu pengiriman yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memperhatikan batas akhir efektif tahun anggaran,” mungkin termasuk dalam KAK, tetapi tidak merupakan komponen yang paling sedikit harus ada. Pilihan C, “Spesifikasi teknis jasa konsultansi yang akan diadakan mencakup kompetensi tenaga lain yang dibutuhkan,” mengacu pada kompetensi tenaga lain yang dibutuhkan, bukan hanya pada uraian pekerjaan itu sendiri. Pilihan D, “Uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, lokasi pekerjaan, dan produk yang dihasilkan (output),” mencantumkan lokasi pekerjaan, yang tidak selalu relevan untuk semua jenis jasa konsultansi.

Essay 

1. Spesifikasi teknis adalah deskripsi rinci yang menguraikan persyaratan, karakteristik, atau kriteria yang harus dipenuhi oleh Barang dan Jasa yang akan dibeli. Spesifikasi teknis memberikan panduan yang jelas kepada pemasok atau penyedia mengenai kebutuhan dan harapan yang harus dipenuhi dalam pengadaan. Hal ini meliputi informasi tentang ukuran, bentuk, bahan, kualitas, kinerja, keamanan, kompatibilitas, atau fitur lainnya yang relevan dengan Barang dan Jasa yang akan diadakan.

2. PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) memiliki peran penting dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK. Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh PPK dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK antara lain:

– Kebutuhan dan tujuan: PPK harus memahami secara jelas kebutuhan dan tujuan pengadaan Barang dan Jasa. Hal ini mencakup pemahaman terhadap masalah yang ingin dipecahkan, tujuan yang ingin dicapai, dan hasil yang diharapkan dari pengadaan tersebut.

– Persyaratan teknis: PPK harus menentukan persyaratan teknis yang spesifik untuk Barang dan Jasa yang akan dibeli. Hal ini mencakup deskripsi yang jelas tentang karakteristik, performa, fitur, spesifikasi kualitas, standar yang harus dipenuhi, dan persyaratan lain yang relevan. PPK juga perlu mempertimbangkan kepatutan dan kelayakan teknis dari persyaratan yang ditetapkan.

– Keterbukaan dan persaingan: PPK harus memastikan bahwa spesifikasi teknis/KAK yang disusun tidak memberikan keuntungan yang tidak adil kepada pemasok tertentu atau menghambat persaingan yang sehat. Spesifikasi harus disusun secara objektif dan tidak diskriminatif, sehingga memungkinkan partisipasi dari berbagai pemasok yang memenuhi persyaratan.

– Kejelasan dan kelengkapan: Spesifikasi teknis/KAK harus ditulis dengan jelas dan terperinci, sehingga memungkinkan pemasok atau penyedia untuk memahami persyaratan dengan baik. Hal ini akan membantu dalam menyajikan penawaran yang sesuai dan meminimalkan potensi penafsiran yang salah.

– Kepatuhan hukum dan peraturan: PPK harus memastikan bahwa spesifikasi teknis/KAK yang disusun sesuai dengan hukum, peraturan, dan kebijakan yang berlaku. Hal ini mencakup memperhatikan ketentuan pengadaan yang relevan, persyaratan lingkungan, persyaratan keselamatan, atau persyaratan khusus lainnya yang mungkin berlaku.

– Konsultasi dan koordinasi: PPK juga perlu melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti pengguna Barang dan Jasa, tim teknis, atau pihak yang memiliki keahlian khusus. Hal ini akan membantu dalam memastikan bahwa spesifikasi teknis/KAK yang disusun sesuai dengan kebutuhan sebenarnya dan memenuhi standar yang diinginkan.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas

    1.